Cara Cek Nomor BPOM Asli dan Produk Terdaftar Resmi di Cek BPOM
Sebelum membeli atau menjual produk makanan, minuman, kosmetik, suplemen, obat tradisional, atau produk lain yang diawasi BPOM, penting untuk memastikan apakah produk tersebut benar-benar terdaftar secara resmi.
Banyak konsumen hanya melihat tulisan “BPOM” pada kemasan tanpa mengecek apakah nomor tersebut benar. Padahal, nomor yang tercetak di label harus sesuai dengan data produk yang terdaftar. Jangan sampai produk mencantumkan nomor BPOM palsu, nomor milik produk lain, atau nomor yang sudah tidak berlaku.
Untuk mengecek keaslian nomor BPOM, masyarakat dapat menggunakan kanal resmi Cek BPOM. Melalui kanal ini, pengguna dapat mencari produk berdasarkan nomor registrasi, nama produk, merek, pendaftar, komposisi, dan beberapa filter lain. (cekbpom.pom.go.id)
Bagi pelaku usaha, pengecekan nomor BPOM juga penting untuk membangun kepercayaan pasar. Produk yang terdaftar resmi akan lebih mudah dipercaya konsumen, distributor, reseller, marketplace, dan toko modern.
Jika Anda adalah pelaku usaha yang ingin menyiapkan produk agar bisa memiliki izin edar resmi, langkah awal yang baik adalah melakukan pemetaan melalui jasa konsultan izin edar produk.
Apa Itu Nomor BPOM?
Nomor BPOM adalah nomor izin edar atau nomor notifikasi yang menunjukkan bahwa suatu produk telah terdaftar sesuai kategori produk yang berlaku.
Untuk pangan olahan, nomor izin edar berkaitan dengan registrasi pangan olahan. Registrasi pangan olahan saat ini mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2023 tentang Registrasi Pangan Olahan. (JDIH Badan POM RI)
Untuk kosmetik, produk menggunakan sistem notifikasi kosmetik. Tata cara pengajuan notifikasi kosmetika diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 21 Tahun 2022. (JDIH Badan POM RI)
Artinya, bentuk nomor BPOM dapat berbeda tergantung jenis produk. Nomor untuk pangan olahan, kosmetik, obat tradisional, suplemen kesehatan, dan produk lain tidak selalu sama formatnya.
Karena itu, saat mengecek nomor BPOM, jangan hanya melihat ada atau tidaknya nomor pada kemasan. Pastikan nomor tersebut benar-benar cocok dengan nama produk, merek, pendaftar, dan jenis produk yang tercantum di database resmi.
Kenapa Nomor BPOM Perlu Dicek?
Nomor BPOM perlu dicek karena tulisan pada kemasan saja belum cukup. Ada beberapa risiko yang bisa terjadi jika konsumen atau pelaku usaha tidak melakukan pengecekan.
Pertama, nomor yang tercantum bisa saja tidak ditemukan di database resmi.
Kedua, nomor bisa ditemukan, tetapi ternyata milik produk lain.
Ketiga, nama produk pada kemasan bisa berbeda dengan data yang terdaftar.
Keempat, merek atau pendaftar bisa tidak sesuai.
Kelima, status produk bisa saja sudah tidak berlaku.
Keenam, produk bisa mencantumkan klaim berlebihan meskipun nomor registrasinya terlihat ada.
Karena itu, pengecekan nomor BPOM sangat penting untuk memastikan bahwa data pada kemasan sesuai dengan data resmi.
Cara Cek Nomor BPOM Asli
Untuk mengecek nomor BPOM asli, langkahnya cukup sederhana.
Pertama, buka kanal resmi Cek BPOM.
Kedua, pilih kategori produk yang ingin dicek. Di kanal Cek BPOM tersedia kategori seperti Obat, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetika, Pangan Olahan, dan Semua Produk. (cekbpom.pom.go.id)
Ketiga, masukkan data pencarian. Anda bisa mencari berdasarkan nomor registrasi, nama produk, merek, komposisi, nama pendaftar, atau filter lain yang tersedia.
Keempat, cocokkan hasil pencarian dengan produk yang Anda pegang.
Kelima, pastikan nama produk, merek, kemasan, bentuk sediaan, komposisi, nama pendaftar, dan status produk sesuai.
Jangan hanya berhenti pada hasil “ditemukan”. Pastikan detail produknya benar-benar sama.
Cara Cek BPOM Berdasarkan Nomor Registrasi
Cara paling mudah adalah mengecek berdasarkan nomor registrasi yang tercantum pada label produk.
Masukkan nomor registrasi tersebut ke kolom pencarian. Jika nomor benar dan masih terdata, sistem akan menampilkan informasi produk.
Setelah hasil muncul, cek beberapa hal berikut.
Nama produk harus sama dengan yang ada di kemasan.
Merek harus sama.
Kemasan atau ukuran produk harus sesuai.
Nama pendaftar harus sesuai dengan pihak yang bertanggung jawab.
Status produk harus diperhatikan.
Jika nomor ditemukan tetapi nama produk berbeda, maka konsumen perlu berhati-hati. Bisa jadi nomor tersebut bukan milik produk yang sedang dicek.
Cara Cek BPOM Berdasarkan Nama Produk
Selain nomor registrasi, produk juga bisa dicek berdasarkan nama produk.
Cara ini berguna jika nomor pada kemasan sulit dibaca atau konsumen ingin memastikan apakah produk tertentu terdaftar.
Masukkan nama produk pada kolom pencarian. Setelah hasil muncul, cek apakah nama produk, merek, pendaftar, dan kemasannya sesuai.
Namun, perlu diingat bahwa nama produk kadang mirip satu sama lain. Karena itu, jangan hanya melihat nama. Cocokkan juga merek, pendaftar, nomor registrasi, ukuran kemasan, dan bentuk produk.
Cara Cek BPOM Berdasarkan Merek
Pencarian berdasarkan merek juga bisa digunakan. Ini berguna jika sebuah brand memiliki banyak produk.
Masukkan nama merek, lalu lihat daftar produk yang muncul. Setelah itu, pilih produk yang sesuai dengan kemasan yang Anda cek.
Pastikan produk yang muncul bukan hanya mereknya sama, tetapi juga varian, ukuran, bentuk produk, dan pendaftar sesuai.
Jika satu merek memiliki banyak varian, periksa dengan teliti. Jangan menganggap semua varian otomatis terdaftar hanya karena satu produk dari merek tersebut ditemukan.
Cara Cek BPOM Berdasarkan Nama Pendaftar
Nama pendaftar juga penting untuk dicek. Pendaftar adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap produk yang terdaftar.
Jika Anda pelaku usaha yang ingin bekerja sama dengan distributor, supplier, maklon, atau importir, pengecekan nama pendaftar dapat membantu memastikan siapa pihak yang tercatat pada produk tersebut.
Data pendaftar harus sesuai dengan informasi pada kemasan atau dokumen pendukung. Jika berbeda jauh, perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Bagi pelaku usaha yang ingin mendaftarkan produk sendiri atau melalui maklon, pastikan sejak awal data pemilik merek, produsen, dan pendaftar disusun dengan benar melalui jasa konsultan izin edar produk.
Kategori Produk yang Bisa Dicek di Cek BPOM
Cek BPOM menyediakan beberapa kategori produk teregistrasi. Di antaranya adalah Obat, Obat Tradisional, Jamu, Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, Obat Kuasi, Suplemen Kesehatan, Kosmetika, Pangan Olahan, dan Semua Produk. (cekbpom.pom.go.id)
Ini berarti pengecekan tidak hanya untuk makanan dan minuman. Produk kosmetik, skincare, suplemen, obat tradisional, dan produk lain juga dapat dicek sesuai kategorinya.
Untuk produk kosmetik, Cek BPOM juga menampilkan daftar produk kosmetika dengan nomor registrasi, nama produk, merek, kemasan, pendaftar, dan informasi lain yang relevan. (cekbpom.pom.go.id)
Karena setiap kategori produk memiliki aturan berbeda, pelaku usaha perlu memahami jalur izin sebelum mendaftarkan produk.
Apa Bedanya Nomor BPOM MD, ML, dan NA?
Pelaku usaha dan konsumen sering melihat kode berbeda pada produk. Untuk pangan olahan, kode yang sering dikenal adalah MD dan ML. Untuk kosmetik, sering ditemukan nomor notifikasi yang diawali NA.
BPOM MD digunakan untuk pangan olahan produksi dalam negeri.
BPOM ML digunakan untuk pangan olahan impor.
NA digunakan untuk notifikasi kosmetik.
Perlu dipahami bahwa kode tersebut menunjukkan kategori dan jalur produk yang berbeda. Produk makanan tidak menggunakan pola notifikasi kosmetik. Kosmetik juga tidak menggunakan BPOM MD atau BPOM ML seperti pangan olahan.
Jika Anda adalah pelaku usaha pangan olahan dalam negeri, Anda dapat mempelajari jasa konsultan BPOM MD.
Jika produk Anda berasal dari luar negeri, Anda dapat mempelajari izin edar BPOM ML.
Jika produk Anda adalah kosmetik atau kategori lain, sebaiknya lakukan pemetaan awal melalui jasa konsultan izin edar produk.
Tanda Nomor BPOM Perlu Diwaspadai
Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai saat mengecek nomor BPOM.
Pertama, nomor tidak ditemukan di Cek BPOM.
Kedua, nomor ditemukan tetapi nama produk berbeda.
Ketiga, nomor ditemukan tetapi merek berbeda.
Keempat, nomor ditemukan tetapi nama pendaftar berbeda dari informasi pada kemasan.
Kelima, nomor ditemukan tetapi kemasan atau bentuk produk berbeda.
Keenam, status produk tidak berlaku.
Ketujuh, produk menggunakan klaim yang berlebihan atau tidak masuk akal.
Kedelapan, label produk terlihat tidak rapi dan informasi wajib tidak lengkap.
Jika menemukan tanda-tanda tersebut, konsumen sebaiknya lebih berhati-hati. Pelaku usaha juga perlu memastikan label dan data produknya benar sebelum produk dipasarkan.
Apakah Produk yang Tidak Muncul di Cek BPOM Pasti Ilegal?
Produk yang tidak muncul di Cek BPOM perlu dicek lebih lanjut. Bisa jadi pencarian kurang tepat, nama produk berbeda, kategori yang dipilih tidak sesuai, atau data yang dimasukkan tidak lengkap.
Namun, jika nomor registrasi yang tercantum pada kemasan benar-benar tidak ditemukan, produk tersebut patut dicurigai.
Untuk pelaku usaha, jangan mencantumkan nomor BPOM sebelum izin benar-benar terbit. Jangan pula menggunakan nomor milik produk lain. Nomor izin edar harus sesuai dengan produk yang terdaftar.
Kesalahan Pelaku Usaha dalam Mencantumkan Nomor BPOM
Kesalahan pertama adalah mencantumkan nomor sebelum izin terbit. Ini berisiko karena nomor yang belum sah tidak boleh digunakan.
Kesalahan kedua adalah menggunakan nomor dari produk lain. Ini sangat berbahaya karena data produk tidak sesuai.
Kesalahan ketiga adalah mencantumkan nomor pada varian yang belum terdaftar. Jika hanya satu varian yang terdaftar, bukan berarti semua varian otomatis boleh memakai nomor yang sama.
Kesalahan keempat adalah tidak memperbarui data jika ada perubahan produk. Perubahan formula, label, produsen, importir, atau kemasan tertentu dapat memengaruhi data produk.
Kesalahan kelima adalah mencetak kemasan massal sebelum nomor izin edar dan label benar-benar siap.
Agar tidak salah dalam label dan pencantuman nomor izin edar, pelaku usaha dapat melakukan review melalui jasa konsultan label BPOM.
Hubungan Nomor BPOM dengan Label Produk
Nomor BPOM adalah bagian dari informasi penting pada label produk. Namun, label tidak hanya berisi nomor BPOM.
Label juga harus memuat informasi lain seperti nama produk, merek, komposisi, berat bersih, produsen atau importir, kode produksi, tanggal kedaluwarsa, cara penyimpanan, cara penyajian, klaim, dan informasi lain sesuai kategori produk.
Jika label tidak sesuai, produk bisa bermasalah meskipun nomor izin edar terlihat ada. Karena itu, pelaku usaha tidak boleh hanya fokus pada nomor BPOM. Seluruh isi label harus diperiksa.
Untuk kebutuhan review label, pelaku usaha dapat menggunakan jasa konsultan label BPOM.
Hubungan Nomor BPOM dengan Produk Maklon
Produk maklon adalah produk yang dibuat oleh pihak produsen lain untuk pemilik merek. Dalam produk maklon, data pemilik merek, produsen, pendaftar, dan pihak yang bertanggung jawab harus jelas.
Jangan sampai label menampilkan informasi yang tidak sesuai dengan dokumen. Misalnya produk dibuat oleh produsen tertentu, tetapi label memberi kesan seolah-olah dibuat oleh pihak lain tanpa penjelasan yang benar.
Jika produk maklon ingin didaftarkan BPOM, dokumen kerja sama, data produsen, formula, label, dan pendaftar harus disusun dengan rapi.
Untuk produk maklon pangan olahan dalam negeri, pelaku usaha dapat memulai dari jasa konsultan BPOM MD.
Hubungan Nomor BPOM dengan Produk Impor
Produk impor juga harus memiliki data yang jelas. Untuk pangan olahan impor, jalurnya berkaitan dengan BPOM ML.
Produk impor perlu memperhatikan dokumen dari luar negeri, label asli, label bahasa Indonesia, data importir, negara asal, dan informasi produk lain.
Jika nomor BPOM ML tercantum pada produk impor, pastikan data produk di Cek BPOM sesuai dengan produk yang diedarkan.
Jika produk berasal dari luar negeri dan ingin didaftarkan secara resmi, pelaku usaha dapat menggunakan layanan izin edar BPOM ML.
Cara Pelaku Usaha Membangun Kepercayaan dengan Nomor BPOM
Nomor BPOM dapat membantu membangun kepercayaan, tetapi harus digunakan dengan benar.
Pertama, pastikan nomor izin edar benar-benar sudah terbit.
Kedua, pastikan nomor sesuai dengan produk dan varian yang diedarkan.
Ketiga, cantumkan informasi label secara lengkap dan tidak menyesatkan.
Keempat, hindari klaim berlebihan.
Kelima, edukasi konsumen bahwa produk dapat dicek melalui kanal resmi Cek BPOM.
Keenam, pastikan status produk tetap diperhatikan jika ada masa berlaku atau perubahan data.
Dengan cara ini, nomor BPOM bukan hanya menjadi elemen label, tetapi juga bagian dari strategi membangun kepercayaan pasar.
Tips Konsumen Saat Mengecek Nomor BPOM
Tips pertama, cek nomor registrasi langsung di kanal resmi Cek BPOM.
Tips kedua, cocokkan nama produk dengan kemasan.
Tips ketiga, cocokkan merek produk.
Tips keempat, cek nama pendaftar.
Tips kelima, cek bentuk produk dan kemasan.
Tips keenam, perhatikan status produk.
Tips ketujuh, jangan mudah percaya hanya karena ada tulisan BPOM pada kemasan.
Tips kedelapan, waspadai produk dengan klaim berlebihan.
Tips kesembilan, hindari produk yang nomor BPOM-nya tidak ditemukan atau tidak sesuai.
Tips Pelaku Usaha Sebelum Mencantumkan Nomor BPOM
Tips pertama, jangan mencantumkan nomor sebelum izin terbit.
Tips kedua, jangan menggunakan nomor produk lain.
Tips ketiga, pastikan label sudah direview sebelum dicetak.
Tips keempat, pastikan semua varian yang menggunakan nomor sudah sesuai dengan data terdaftar.
Tips kelima, pastikan data pendaftar, produsen, importir, komposisi, dan kemasan sesuai.
Tips keenam, simpan dokumen izin edar dengan rapi.
Tips ketujuh, lakukan pengecekan berkala pada data produk.
Tips kedelapan, konsultasikan jika ada perubahan formula, label, produsen, atau kemasan.
Kapan Pelaku Usaha Perlu Menggunakan Konsultan?
Konsultan diperlukan jika pelaku usaha belum memahami cara mendaftarkan produk, belum yakin produk masuk BPOM MD atau BPOM ML, label belum siap, produk dibuat melalui maklon, produk berasal dari luar negeri, atau produk memiliki banyak varian.
Konsultan juga membantu jika pelaku usaha ingin memastikan label, dokumen, dan data produk lebih rapi sebelum pengajuan.
Melalui jasa konsultan izin edar produk, pelaku usaha dapat dibantu melakukan mapping kategori produk, review dokumen, review label, dan arahan proses izin edar.
Jika produk adalah pangan olahan dalam negeri, gunakan jasa konsultan BPOM MD.
Jika produk berasal dari luar negeri, gunakan izin edar BPOM ML.
Jika kendala utama ada pada kemasan, gunakan jasa konsultan label BPOM.
Jika fasilitas produksi perlu dicek, gunakan jasa konsultan CPPOB.
Kesimpulan
Cek nomor BPOM adalah langkah penting untuk memastikan produk benar-benar terdaftar secara resmi. Konsumen sebaiknya tidak hanya percaya pada tulisan BPOM di kemasan, tetapi juga mencocokkan nomor registrasi, nama produk, merek, pendaftar, kemasan, dan status produk melalui kanal resmi Cek BPOM.
Bagi pelaku usaha, nomor BPOM harus digunakan dengan benar. Jangan mencantumkan nomor sebelum izin terbit. Jangan menggunakan nomor milik produk lain. Jangan menganggap semua varian otomatis boleh memakai nomor yang sama jika belum sesuai data terdaftar.
Jika ingin produk lebih siap untuk didaftarkan, pelaku usaha dapat memulai dari jasa konsultan izin edar produk, jasa konsultan BPOM MD, izin edar BPOM ML, jasa konsultan label BPOM, dan jasa konsultan CPPOB.
Butuh Bantuan Mengurus Nomor BPOM untuk Produk Anda?
Jika Anda ingin produk makanan, minuman, produk maklon, atau produk impor memiliki legalitas yang lebih rapi, EdarGo dapat membantu melakukan analisis kategori produk, review dokumen, review label, pengecekan komposisi, dan pendampingan proses izin edar.
Mulai konsultasi melalui jasa konsultan izin edar produk agar produk Anda lebih siap sebelum diajukan.
FAQ Cara Cek Nomor BPOM
Bagaimana cara cek nomor BPOM asli?
Nomor BPOM dapat dicek melalui kanal resmi Cek BPOM. Masukkan nomor registrasi, nama produk, merek, atau nama pendaftar, lalu cocokkan hasilnya dengan produk yang ada pada kemasan.
Apakah produk yang ada tulisan BPOM pasti asli?
Belum tentu. Tulisan BPOM pada kemasan harus dicek lagi. Pastikan nomor registrasi benar-benar ditemukan dan datanya sesuai dengan produk.
Apa yang harus dicocokkan saat cek BPOM?
Cocokkan nomor registrasi, nama produk, merek, kemasan, pendaftar, komposisi jika tersedia, dan status produk.
Apa bedanya BPOM MD dan BPOM ML?
BPOM MD digunakan untuk pangan olahan produksi dalam negeri, sedangkan BPOM ML digunakan untuk pangan olahan impor.
Apa arti nomor NA pada kosmetik?
Nomor NA biasanya berkaitan dengan notifikasi kosmetik. Kosmetik menggunakan jalur notifikasi, bukan BPOM MD atau BPOM ML seperti pangan olahan.
Apakah boleh menggunakan nomor BPOM produk lain?
Tidak boleh. Nomor BPOM harus sesuai dengan produk yang terdaftar. Menggunakan nomor produk lain dapat menyesatkan konsumen dan berisiko menimbulkan masalah hukum maupun reputasi usaha.

Komentar
Posting Komentar