Cara Cek BPOM Produk Asli atau Palsu: Panduan Lengkap untuk Konsumen dan Brand Owner


Banyak orang ingin memastikan apakah produk makanan, minuman, skincare, kosmetik, herbal, obat tradisional, atau suplemen yang dibeli sudah benar-benar terdaftar BPOM. Pertanyaan seperti “cara cek BPOM produk asli atau palsu”, “cara cek nomor BPOM”, dan “produk saya sudah BPOM atau belum?” semakin sering dicari karena konsumen makin kritis terhadap keamanan produk.

Di sisi lain, banyak brand owner dan UMKM juga perlu memahami cara cek BPOM agar tidak salah menulis nomor izin edar, tidak asal mencantumkan klaim “sudah BPOM”, dan tidak mencetak label sebelum dokumen benar-benar siap.

BPOM menyediakan portal Cek Produk yang memuat produk teregistrasi, termasuk kategori obat, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetika, dan pangan olahan. Portal ini dapat digunakan untuk mencari produk berdasarkan nama produk, merek, nomor izin edar, nama pendaftar, atau komposisi. (Cek BPOM)

Jika Bapak/Ibu adalah pelaku usaha yang ingin produknya legal, labelnya rapi, dan jalur izinnya jelas, mulai dari Jasa Konsultan Izin Edar Produk. Jika label sudah ada tetapi belum yakin benar, gunakan Jasa Konsultan Label BPOM.


Kenapa Harus Cek BPOM Sebelum Membeli atau Menjual Produk?

Cek BPOM penting karena konsumen perlu memastikan produk yang dibeli memiliki legalitas yang sesuai. Produk yang beredar tanpa izin, memakai nomor izin yang tidak cocok, atau mencantumkan klaim berlebihan dapat menimbulkan risiko bagi konsumen maupun brand.

BPOM juga mengampanyekan prinsip Cek KLIK, yaitu cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli produk. Kampanye ini bertujuan agar masyarakat lebih cerdas dalam memilih obat dan makanan yang aman. (POM)

Bagi pelaku usaha, cek BPOM juga penting untuk memastikan:

  • nomor izin edar sesuai dengan produk;

  • nama produk sesuai data registrasi;

  • merek tidak berbeda dari data yang terdaftar;

  • nama pendaftar benar;

  • kategori produk sesuai;

  • label tidak menyesatkan;

  • produk tidak memakai nomor izin edar milik produk lain;

  • promosi tidak memakai klaim “BPOM” secara berlebihan.


Apa Itu Cek BPOM?

Cek BPOM adalah portal resmi untuk mengecek data produk yang teregistrasi di BPOM. Pada portal tersebut, masyarakat dapat melihat berbagai kategori produk, seperti:

  • Obat;

  • Obat Tradisional;

  • Jamu;

  • Obat Herbal Terstandar;

  • Fitofarmaka;

  • Obat Bahan Alam Lainnya;

  • Obat Kuasi;

  • Suplemen Kesehatan;

  • Kosmetika;

  • Pangan Olahan;

  • Semua Produk.

Kategori-kategori tersebut ditampilkan langsung di portal Cek Produk BPOM. (Cek BPOM)

Penting dipahami: produk tidak cukup hanya punya tulisan “BPOM” di kemasan. Konsumen dan pelaku usaha perlu mencocokkan data pada label dengan data yang muncul di portal resmi.


Cara Cek BPOM Produk Secara Online

Berikut langkah umum untuk mengecek produk melalui portal Cek BPOM.

1. Buka Portal Cek BPOM

Masuk ke portal resmi Cek Produk BPOM. Di halaman tersebut tersedia kolom pencarian produk, dan pengguna dapat mencari berdasarkan nama produk, merek, nomor izin edar, nama pendaftar, atau komposisi. (Cek BPOM)

2. Masukkan Nama Produk, Merek, atau Nomor Izin Edar

Gunakan data yang ada pada label kemasan. Jika produk mencantumkan nomor izin edar, masukkan nomor tersebut dengan teliti.

Contoh data yang bisa dicari:

  • nama produk;

  • nama merek;

  • nomor izin edar;

  • nama pendaftar;

  • komposisi.

3. Cocokkan Hasil Pencarian dengan Label

Jangan hanya melihat bahwa produk “muncul” di hasil pencarian. Cocokkan detailnya:

  • nama produk;

  • merek;

  • nomor izin edar;

  • nama pendaftar;

  • bentuk/kemasan;

  • kategori produk;

  • status data;

  • informasi lain yang tersedia.

Jika data di portal berbeda dari label produk, konsumen perlu lebih hati-hati.

4. Perhatikan Kategori Produk

Produk makanan dan minuman akan berbeda dengan kosmetik, suplemen, obat tradisional, atau obat. Portal Cek BPOM menampilkan kategori produk yang berbeda, termasuk pangan olahan, kosmetika, suplemen kesehatan, dan obat tradisional. (Cek BPOM)

5. Jangan Langsung Menyimpulkan Jika Tidak Ketemu

Jika produk tidak ditemukan, belum tentu langsung berarti palsu. Bisa saja pencarian salah ketik, kategori salah, nama merek berbeda, nomor izin tidak lengkap, atau data dicari dengan format yang keliru. Namun, jika sudah dicari dengan berbagai cara tetap tidak muncul, konsumen dan pelaku usaha harus lebih berhati-hati.


Cara Cek BPOM dengan Prinsip Cek KLIK

BPOM mendorong masyarakat untuk melakukan Cek KLIK: Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. (POM)

Berikut penerapannya.


1. Cek Kemasan

Pastikan kemasan produk dalam kondisi baik.

Yang perlu diperhatikan:

  • kemasan tidak rusak;

  • tidak bocor;

  • tidak penyok parah;

  • tidak terbuka;

  • tidak menggembung;

  • tidak berubah warna;

  • tidak ada segel rusak;

  • tidak ada bekas tempel ulang label mencurigakan;

  • informasi pada kemasan terbaca jelas.

Untuk produk pangan, kemasan yang rusak bisa memengaruhi mutu dan keamanan produk. Untuk kosmetik, kemasan rusak bisa memengaruhi kualitas isi produk. Untuk suplemen dan herbal, kemasan rusak bisa mengurangi kepercayaan dan menimbulkan risiko penyimpanan.


2. Cek Label

Label harus memuat informasi produk dengan jelas. Untuk pangan olahan, BPOM memiliki aturan label pangan olahan, dan Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2024 tercatat sebagai perubahan kedua atas Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. (JDIH Badan POM RI)

Informasi yang perlu dicek pada label:

  • nama produk;

  • merek;

  • komposisi;

  • berat bersih atau isi bersih;

  • nama dan alamat produsen atau importir;

  • kode produksi;

  • tanggal kedaluwarsa;

  • nomor izin edar jika sudah terbit;

  • cara penyimpanan;

  • cara penggunaan atau penyajian jika perlu;

  • informasi alergen jika relevan;

  • logo halal jika sudah bersertifikat;

  • klaim produk.

Untuk kosmetik, label dan promosi juga perlu hati-hati karena BPOM mengatur penandaan, promosi, dan iklan kosmetik melalui Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024. (JDIH Badan POM RI)


3. Cek Izin Edar

Cek izin edar adalah bagian penting dari Cek KLIK. Pastikan nomor izin edar yang tercantum pada label benar-benar sesuai dengan data resmi.

Contoh kategori yang bisa dicek:

ProdukContoh Kategori Cek
Makanan/minuman kemasanPangan Olahan
Skincare/kosmetikKosmetika
Vitamin/collagen/gummy/kapsul nutrisiSuplemen Kesehatan, sesuai kategori
Jamu/herbalObat Tradisional/Jamu/Obat Bahan Alam
ObatObat

Portal Cek BPOM menyediakan kategori produk teregistrasi, termasuk Obat, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetika, dan Pangan Olahan. (Cek BPOM)


4. Cek Kedaluwarsa

Pastikan produk belum melewati tanggal kedaluwarsa. BPOM memasukkan kedaluwarsa sebagai bagian dari Cek KLIK yang perlu dicek sebelum membeli atau menggunakan produk. (POM)

Yang perlu diperhatikan:

  • tanggal kedaluwarsa masih berlaku;

  • format tanggal terbaca jelas;

  • tidak ada stiker kedaluwarsa yang mencurigakan;

  • produk disimpan sesuai petunjuk;

  • produk tidak berubah aroma, warna, tekstur, atau bentuk;

  • produk tidak digunakan setelah kedaluwarsa.

Untuk produk frozen food, sambal, kosmetik, suplemen, herbal, dan pangan olahan, tanggal kedaluwarsa perlu diperhatikan serius karena berkaitan dengan mutu dan keamanan penggunaan.


Cara Cek BPOM Kosmetik dan Skincare

Produk kosmetik seperti skincare, bodycare, haircare, parfum, body mist, deodorant, lip tint, makeup, dan personal care perlu dicek pada kategori kosmetika.

Yang perlu dicocokkan:

  • nama produk;

  • merek;

  • bentuk produk;

  • nama pendaftar;

  • nomor notifikasi;

  • jenis kemasan;

  • varian produk.

Produk kosmetik juga perlu memperhatikan penandaan, promosi, dan iklan. Peraturan BPOM Nomor 18 Tahun 2024 mengatur penandaan, promosi, dan iklan kosmetik, sehingga klaim seperti “mengobati jerawat”, “memutihkan permanen”, atau “menyembuhkan eksim” perlu sangat hati-hati. (JDIH Badan POM RI)

Jika Bapak/Ibu adalah brand skincare dan ingin review label atau klaim sebelum launching, gunakan Jasa Konsultan Label BPOM.


Cara Cek BPOM Makanan dan Minuman

Produk makanan dan minuman kemasan dapat dicek pada kategori pangan olahan. Portal Cek BPOM menampilkan daftar produk pangan olahan dengan nomor registrasi, nama produk, dan pendaftar. (Cek BPOM)

Yang perlu dicocokkan:

  • nomor izin edar;

  • nama produk;

  • merek;

  • nama pendaftar;

  • jenis kemasan;

  • varian produk;

  • berat/isi bersih;

  • kategori pangan olahan.

Untuk pangan olahan produksi dalam negeri, nomor izin edar menggunakan format BPOM RI MD, sedangkan pangan olahan impor menggunakan BPOM RI ML. (Cek BPOM)

Jika Bapak/Ibu memiliki produk pangan lokal yang ingin diedarkan lebih luas, gunakan Jasa Konsultan BPOM MD. Untuk produk pangan impor, gunakan Jasa Konsultan BPOM ML.


Cara Cek BPOM Herbal dan Obat Tradisional

Produk herbal, jamu, minyak herbal, kapsul herbal, dan obat tradisional perlu dicek berdasarkan kategori yang sesuai. Portal Cek BPOM menampilkan kategori Obat Tradisional, Jamu, Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, dan Obat Bahan Alam Lainnya. (Cek BPOM)

Yang perlu diperhatikan:

  • jangan hanya percaya klaim “herbal aman”;

  • cek nomor izin edar;

  • cocokkan nama produk dan pendaftar;

  • perhatikan klaim penyakit;

  • hindari produk yang mengklaim menyembuhkan penyakit berat tanpa dasar;

  • cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.

BPOM juga memiliki halaman penjelasan publik untuk produk tertentu, termasuk produk yang menjadi perhatian pengawasan. Pada salah satu penjelasan publik, BPOM mengimbau masyarakat menerapkan Cek KLIK dan menghindari obat bahan alam/herbal yang tidak memiliki izin edar atau ilegal. (peredaranpangan.pom.go.id)


Cara Cek BPOM Suplemen Kesehatan

Produk vitamin, collagen, gummy vitamin, tablet effervescent, kapsul nutrisi, dan produk daya tahan tubuh dapat dikaji sebagai suplemen kesehatan, tergantung formula dan klaim.

Portal Cek BPOM memiliki kategori Suplemen Kesehatan. (Cek BPOM)

Yang perlu dicocokkan:

  • nama produk;

  • merek;

  • nomor registrasi;

  • pendaftar;

  • bentuk sediaan;

  • komposisi jika tersedia;

  • kategori produk.

Hindari produk suplemen yang memakai klaim seperti:

  • menyembuhkan penyakit;

  • mengobati kanker;

  • menyembuhkan diabetes;

  • menurunkan berat badan drastis;

  • aman untuk semua orang;

  • tanpa efek samping;

  • hasil instan.

Jika Bapak/Ibu ingin membuat produk suplemen atau beauty drink, sebaiknya lakukan mapping kategori sebelum mencetak label.


Apa yang Harus Dilakukan Jika Produk Tidak Muncul di Cek BPOM?

Jika produk tidak muncul di Cek BPOM, lakukan langkah berikut:

  1. Ulangi pencarian dengan nama merek.
    Kadang nama produk di label berbeda dari nama yang terdaftar.

  2. Coba cari dengan nomor izin edar.
    Pastikan nomor diketik lengkap dan benar.

  3. Coba cari berdasarkan pendaftar.
    Beberapa produk terdaftar atas nama perusahaan, bukan nama brand yang populer.

  4. Periksa kategori produk.
    Jangan mencari kosmetik di kategori pangan, atau suplemen di kategori kosmetik.

  5. Cek label fisik.
    Perhatikan nomor izin, nama produsen, importir, kode produksi, dan kedaluwarsa.

  6. Hati-hati jika data tetap tidak ditemukan.
    Jika semua cara sudah dicoba dan produk tetap tidak ditemukan, konsumen sebaiknya lebih berhati-hati sebelum membeli atau menggunakan produk.

Produk yang tidak ditemukan bukan otomatis pasti palsu, tetapi menjadi sinyal untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.


Tanda Produk Perlu Diwaspadai

Berikut tanda produk perlu diwaspadai:

  • tidak mencantumkan nomor izin edar;

  • nomor izin edar tidak cocok dengan produk;

  • nama produk di Cek BPOM berbeda jauh;

  • nama pendaftar tidak sesuai;

  • label ditempel ulang secara mencurigakan;

  • klaim terlalu berlebihan;

  • mengklaim menyembuhkan penyakit berat;

  • harga terlalu murah dan tidak wajar;

  • tidak ada nama produsen atau importir;

  • tidak ada tanggal kedaluwarsa;

  • tidak ada komposisi;

  • tidak ada cara penggunaan;

  • dijual hanya melalui akun tidak jelas;

  • memakai testimoni ekstrem;

  • mengklaim “BPOM approved” secara berlebihan.

Untuk produk yang diedarkan secara online, BPOM juga memiliki regulasi pengawasan obat dan makanan yang diedarkan secara daring melalui Peraturan BPOM Nomor 14 Tahun 2024, yang kemudian tercatat diubah oleh Peraturan BPOM Nomor 30 Tahun 2025. (JDIH Badan POM RI)


Kesalahan Brand Owner Saat Menulis Klaim “Sudah BPOM”

Banyak brand owner menulis “sudah BPOM” di kemasan atau promosi, tetapi belum memahami cara komunikasi yang tepat.

Kesalahan umum:

1. Menulis “BPOM Approved” Seolah Direkomendasikan BPOM

Legalitas atau nomor izin edar bukan berarti BPOM memberi endorsement komersial. Brand sebaiknya tidak membuat kesan bahwa produknya “direkomendasikan BPOM”.

2. Memakai Nomor Izin Produk Lain

Ini sangat berisiko. Nomor izin edar harus sesuai produk, merek, pendaftar, formula, dan label yang terdaftar.

3. Menggunakan Nomor Izin Sebelum Terbit

Jangan mencetak nomor izin edar sebelum benar-benar terbit dan datanya sesuai.

4. Label Berbeda dari Data Produk

Jika label, komposisi, merek, varian, atau kemasan berbeda dari data yang terdaftar, brand perlu mengecek apakah perlu penyesuaian atau proses lanjutan.

5. Promosi Lebih Berlebihan dari Label

Untuk kosmetik, promosi dan iklan juga diatur. Jadi, label yang aman tetapi iklan yang berlebihan tetap bisa menjadi risiko. (JDIH Badan POM RI)


Checklist Cek BPOM untuk Konsumen

Sebelum membeli produk, gunakan checklist berikut:

Yang DicekPertanyaan Penting
KemasanApakah kemasan utuh, tidak rusak, tidak bocor, dan tidak menggembung?
LabelApakah komposisi, produsen/importir, berat bersih, dan informasi produk jelas?
Izin EdarApakah nomor izin edar muncul dan cocok di Cek BPOM?
KedaluwarsaApakah produk masih berlaku dan tanggalnya jelas?
KlaimApakah klaim terlalu berlebihan atau menjanjikan hasil instan?
HargaApakah harga terlalu murah dan mencurigakan?
PenjualApakah penjual resmi dan dapat dipercaya?
KategoriApakah produk dicari di kategori yang tepat?

Checklist Cek BPOM untuk Brand Owner

Sebelum mencetak kemasan atau launching, brand owner perlu mengecek:

  1. Apakah produk sudah jelas kategorinya?

  2. Apakah produk pangan lokal, pangan impor, kosmetik, herbal, atau suplemen?

  3. Apakah nomor izin edar sudah benar-benar terbit?

  4. Apakah nama produk sesuai data registrasi?

  5. Apakah merek, varian, dan kemasan sesuai?

  6. Apakah nama pendaftar benar?

  7. Apakah label sudah sesuai kategori produk?

  8. Apakah klaim tidak berlebihan?

  9. Apakah nomor izin edar tidak memakai milik produk lain?

  10. Apakah produk maklon punya perjanjian dokumen yang jelas?

  11. Apakah produk impor punya dokumen principal?

  12. Apakah logo halal sudah boleh digunakan?

  13. Apakah marketplace dan iklan selaras dengan label?

Jika banyak poin belum jelas, lakukan review sebelum produksi massal dan cetak label.


Hubungan Cek BPOM dengan Izin Edar Produk

Cek BPOM sangat berkaitan dengan izin edar. Namun, pelaku usaha perlu memahami bahwa setiap produk memiliki jalur berbeda.

ProdukJalur Umum
Pangan olahan lokalBPOM MD atau SPP-IRT sesuai kriteria
Pangan olahan imporBPOM ML
Kosmetik/skincareNotifikasi kosmetik
SuplemenRegistrasi suplemen kesehatan
Herbal/obat tradisionalRegistrasi obat tradisional/obat bahan alam
Produk halalSertifikasi halal
Produk maklonPerlu cek pemilik izin dan dokumen produsen
Produk imporPerlu cek importir, principal, dan label Indonesia

Untuk mapping awal, gunakan Jasa Konsultan Izin Edar Produk.


Kapan Pelaku Usaha Perlu Menggunakan Jasa Konsultan?

Bapak/Ibu sebaiknya menggunakan jasa konsultan jika:

  • belum tahu produk masuk kategori apa;

  • produk akan mengurus BPOM MD;

  • produk pangan berasal dari luar negeri dan perlu BPOM ML;

  • produk skincare butuh notifikasi kosmetik;

  • produk herbal atau suplemen belum jelas jalurnya;

  • label sudah dibuat tetapi belum direview;

  • nomor izin edar belum terbit tetapi kemasan ingin dicetak;

  • produk memakai maklon;

  • produk impor membutuhkan dokumen principal;

  • klaim produk cukup kuat;

  • ingin mencantumkan halal;

  • produk akan masuk marketplace, reseller, distributor, atau retail.

Konsultan tidak menjamin izin pasti terbit, tetapi membantu mengurangi risiko salah jalur, salah label, dan salah klaim.


Bagaimana EdarGo Membantu?

EdarGo membantu UMKM, brand owner, produsen, importir, distributor, dan pelaku usaha maklon menyiapkan dokumen izin edar dengan lebih rapi.

Layanan yang dapat dibantu:

  • mapping kategori produk;

  • konsultasi BPOM MD;

  • konsultasi BPOM ML;

  • review label BPOM;

  • review klaim produk;

  • checklist dokumen maklon;

  • checklist dokumen impor;

  • mapping kosmetik, herbal, suplemen, pangan, dan produk halal;

  • review NIB, KBLI, dan PB UMKU secara awal;

  • pendampingan sesuai ruang lingkup yang disepakati.

Mulai dari Jasa Konsultan Izin Edar Produk.
Untuk produk pangan lokal, gunakan Jasa Konsultan BPOM MD.
Untuk produk impor, gunakan Jasa Konsultan BPOM ML.
Untuk label dan klaim, gunakan Jasa Konsultan Label BPOM.


Konsultasikan Produk Anda dengan EdarGo

Jika Bapak/Ibu ingin memastikan jalur izin edar, label, klaim, dan dokumen produk sudah tepat sebelum launching, konsultasikan dengan EdarGo.

WhatsApp: 0811-142-518
Perusahaan: PT. Apta Konsultan Indonesia
Alamat: JL. Kayu Manis Barat No. 78, Matraman, Jakarta Timur

Format pesan yang bisa dikirim:

Halo EdarGo, saya ingin konsultasi izin edar dan cek label produk.
Produk saya: [nama produk]
Kategori dugaan: [pangan/kosmetik/herbal/suplemen/impor/belum tahu]
Produksi: [sendiri/maklon/impor]
Status label: [belum ada/sudah draft/sudah cetak]
Saya ingin cek jalur izin, label, klaim, dan dokumen yang perlu disiapkan.

Mulai dari sini: Jasa Konsultan Izin Edar Produk


FAQ Cara Cek BPOM Produk

1. Bagaimana cara cek BPOM produk?

Produk dapat dicek melalui portal resmi Cek BPOM dengan memasukkan nama produk, merek, nomor izin edar, nama pendaftar, atau komposisi. Portal Cek BPOM memuat kategori produk teregistrasi seperti Obat, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetika, dan Pangan Olahan. (Cek BPOM)

2. Apa itu Cek KLIK?

Cek KLIK adalah prinsip yang dikampanyekan BPOM, yaitu cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan produk. (POM)

3. Kalau produk tidak muncul di Cek BPOM, apakah pasti palsu?

Tidak selalu. Bisa saja pencarian salah ketik, kategori salah, atau nama produk berbeda dari data yang terdaftar. Namun, jika sudah dicari dengan berbagai cara tetap tidak ditemukan, konsumen perlu berhati-hati dan melakukan pengecekan lebih lanjut.

4. Apakah skincare dicek sebagai BPOM MD?

Tidak. Skincare dan kosmetik bukan BPOM MD. Produk kosmetik dicek pada kategori Kosmetika dan menggunakan mekanisme notifikasi kosmetik.

5. Apa bedanya BPOM MD dan BPOM ML?

BPOM MD digunakan untuk pangan olahan produksi dalam negeri, sedangkan BPOM ML digunakan untuk pangan olahan impor. Pangan olahan terdaftar dapat dicek melalui kategori Pangan Olahan pada portal Cek BPOM. (Cek BPOM)

6. Apakah produk herbal harus dicek BPOM?

Produk herbal, jamu, dan obat tradisional perlu dicek pada kategori yang sesuai, seperti Obat Tradisional, Jamu, Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, atau kategori lain yang tersedia di Cek BPOM. (Cek BPOM)

7. Apakah nomor izin edar boleh dicantumkan sebelum terbit?

Tidak disarankan. Nomor izin edar sebaiknya dicantumkan setelah benar-benar terbit dan sesuai dengan produk, label, pendaftar, serta data registrasi.

8. Apakah EdarGo bisa membantu cek label dan izin edar produk?

Bisa. EdarGo dapat membantu mapping jalur izin, review label, review klaim, checklist dokumen maklon, dokumen impor, BPOM MD, BPOM ML, kosmetik, herbal, suplemen, dan dokumen pendukung lain melalui Jasa Konsultan Izin Edar Produk.


Internal Link EdarGo yang Dipakai